Perjuangan Menuju Pantai Sawarna Terbayar dengan Indahnya Panorama

www.unic77.net - Kalau ingat perjuangan menuju pantai yang satu ini, rasanya ingin senyum-senyum sendiri. Ya, Pantai Sawarna sebuah objek wisata surga tersembunyi di Provinsi Banten. Saya dan teman-teman kantor telah mengalami bagaimana akses menuju ke Pantai Sawarna yang penuh dengan jalanan ekstrim nan menantang. Kalau saya sendiri hanya sebagai penumpang, barangkali sensasinya nggak terlalu se-ekstrim yang dirasakan oleh Pak Sopir. Hehehe. Namun, keempat sopir yang membawa kami menikmati jalanan yang bisa dibilang seperti jalanan offroad dengan jarak sekitar 250 km dari Jakarta untuk sampai kesana. Jangan khawatir, saya menjamin keindahan panorma alam dan pantainya sebanding kok dengan perjuangan menuju ke Pantai Sawarna yang mempesona ini. Perbandingan hasil jepretan photo yang bakal saya share disini akan menjawab penasaranmu tentang pantai ini.

Kondisi Pantai Sawarna sangat berbeda dengan tempat wisata pantai lain di Indonesia, khususnya di daerah Jawa Barat dan Banten. Pantai Sawarna punya keunikan tersendiri mulai dari keindahan pantai (ombak, hamparan pasir, cuaca, pemandangan), akses transportasi, jalur ekstrim, akses ATM, hingga cara berhadapan/berinteraksi dengan warga yang tinggal di sekitar pantai.

Suasana pantainya masih sangat perawan, itu karena Pantai Sawarna agak sulit diakses. Tidak ada transportasi umum menuju ke sana. Pengunjung Pantai Sawarna, umumnya menggunakan mobil pribadi. Karena itu, Pantai Sawarna terkesan menjadi objek wisata eksklusif tetapi terbuka bagi siapa pun yang ingin berkunjung ke sana.

Kami sampe' di lokasi sudah larut malam, jadinya langsung menuju penginapan atau cottege. Dan setelah shubuh, kami menuju pantai sawarna dengan menggunakan ojek yang telah disiapkan oleh yang punya cottegenya sendiri. Saya waktu itu heran, kenapa make ojek?. Kok nggak make mobil saja. Ternyata setelah perjalanan menuju pantainya, saya cukup sedikit shock karena jalanan yang amat curam, melewati jembatan dan persawahan ditambah dengan ukuran jalan yang hanya cukup dipakai oleh satu sepeda motor sangat menantang adrenalin kami.

Masih sekitaran pukul 5 pagi saya sudah menginjakkan kaki di Pantai Sawarna, kesan yang saya dapatkan pertama kali adalah ini waktu yang tepat untuk melihat sunset. Benar sekali, suasananya yang sangat tenang dan kondusif banget buat refreshing, dengan hamparan pasir putih bersih terbentang luas, deburan ombak bersautan seakan memberikan pesan bahwa di pagi itu alam sawarna siap menyapa datangnya sang surya.


Sawarna sendiri adalah nama sebuah desa. Di desa Sawarna ada beberpa objek wisata yang jaraknya berdekatan sehingga anda dapat menikmati semuanya tanpa harus melakukan perjalanan jauh lagi. Beberapa objek wisata yang menjadi andalan di desa Sawarna adalah pantai Tanjung Layar, pantai Karang Taraje, Pantai Legon Pari, Pantai Pulo Manuk, dan Pantai Ciantir. Selain pantai, di lokasi juga masih ada satu lagi objek wisata, yaitu Goa Lalay, gua Langir dan gua Seribu Candi.

Upaya Pemerintah dalam Memperbaiki Infrastruktur untuk Akses Ke Pantai Sawarna

Destinasi wisata Pantai Sawarna terus dibenahi infrastrukurnya agar bisa lebih menarik wisatawan mancanegara dan makin mendunia. Selain menarik wisatawan, pengembangan tersebut diharap juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar dan mampu menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).



Hal inilah yang terus diupayakan oleh pemerintah dalam hal ini Bidang Perencanaan Pembangunan dan Perekonomian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak. Pengembangan destinasi wisata Pantai Sawarna itu berdasarkan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Rippda). Selama ini, kawasan Pantai Sawarna menjadikan ikon wisata di Kabupaten Lebak.



Pantai Sawarna memiliki keunikan tersendiri dibandingkan objek wisata pantai lainya yang ada di Provinsi Banten. Gelombangnya cukup tinggi sehingga cocok dikembangkan bagi olahraga selancar. Dengan sentuhan pengembangan infrastruktur, saya yakin Pantai Sawarna bisa menjadi wisata andalan di Kabupaten Lebak.


Pantai Tanjung Layar dan Karang Taraje, Sawarna

Pantai Tanjung Layar merupakan gugusan karang yang menjulang sehingga kita tidak dapat berenang disana, tetapi pemandangannya yang indah membuat dua tempat tersebut saya recom buat kamu kunjungi.

Tanjung Layar sendiri merupakan dua karang besar yang berhimpitan seperti layar kapal. Kurang lengkap rasanya ke Sawarna tanpa mengunjungi tempat ini. Kamu bisa naik ke atas tanjung layar apabila air laut surut dan melakukan photo-photo.

Sedangkan Karang Taraje merupakan tempat yang ideal untuk melihat sunset yang indah. Di tempat ini terdapat gugusan karang yang tinggi menjulang disepanjang pantai.

Pantai Ciantir dan Pulo Manuk, Sawarna

Di pantai Pulo Manuk dan Ciantir anda akan dimanjakan dengan pasir putih yang terhampar luas serta air laut yang jernih. Di pantai ini anda dapat bermain air atau bermain pasir di pinggir pantai. Ombaknya yang besar pun memungkinkan anda untuk melakukan surfing. Banyak wisatawan yang melakukan surfing di tempat ini karena ombaknya yang cukup besar.

Gua Di Sekitaran Sawaran


Gua Lalay, Langir dan Seribu Candi adalah wisata gua yang terdapat di Sawarna. Jika anda ingin
yang lain daripada pantai, anda dapat mengunjungi gua ini untuk wisata alam ke dalamnya.

Satu hari tidak akan cukup untuk anda mengelilingi Sawarna keseluruhan, karena itu ada baiknya anda menginap agar dapat menikmati keindahan Sawarna seluruhnya. Anda dapat mendirikan tenda di dekat pinggir pantai, tentunya dengan izin kepada penduduk di dekat pantai dan tidak meninggalkan sampah.

Kesimpulannya, Pantai Sawarna, layak jadi destinasi liburan gue. Cukup menarik karena menawarkan suasana pantai dengan hamparan pasir putih yang luas dan bersih dengan pemandangan (landscape) yang mempesona.

Perjuangan Menuju Pantai Sawarna Terbayar dengan Indahnya Panorama Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Fatih Collection