Keindahan Panorama 3 Perkebunan di Banyuwangi

Keindahan panorama di daerah perkebunan memang menjadi daya tarik sendiri bagi para wisatawan. Selain karena udaranya yang sejuk, daerah perkebunan merupakan tempat wisata yang bisa dijadikan untuk menenangkan pikiran dari rutinitas pekerjaan selama weekdays. Namun, adakalanya di daerah perkebunan orang-orang kantoran memutuskan untuk menjadikannya tujuan rapat kerja (raker) tahunan sekaligus outbond. Di daerah Banyuwangi, Kabupaten paling ujung di Pulau Jawa terdapat 3 perkebunan yang patut dijadikan sebagai tujuan wisata, yaitu ada Perkebunan Banyu Lor, Perkebunan Kendang Lembu, dan Perkebunan Glenmore, Kalibaru. Yang paling berbeda dengan perkebunan di wilayah lain adalah di salah satu perkebunan di daerah Banyuwangi ini para wisatawan bisa belajar banyak mengenai hal baru. Misalnya, di Perkebunan Kendang Lembu para wisatawan dapat mengetahui proses pengolahan karet, gula kelapa dan heritage, serta pengunjung bisa menelusuri jejak bangunan kuno, peralatan produksi peninggalan jaman Belanda, serta melihat situs prasejarah yang terdapat di dalam Kebun Kendenglembu – Glenmore – Banyuwangi. Untuk lebih jelasnya bisa membaca uraian Keindahan Panorama 3 Perkebunan di Banyuwangi berikut ini :


1. Perkebunan Banyu Lor, Banyuwangi
Penginapan-di-Perkebunan-Banyu-Lor
Penginapan di Perkebunan Banyu Lor

Perkebunan Bayu Lor terletak di Kecamatan Songgon, sekitar 40 km dari Kota Banyuwangi. Keindahan panorama Perkebunan Bayu Lor merupakan daya tarik tersendiri di daerah wisata Banyuwangi. Hamparan tanaman kopi yang tertata rapi, dengan udara sejuk dan segar memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

Walau cukup jauh dari pusat kota Banyuwangi, akan tetapi Perkebunan Bayu Lor sangat menarik untuk di kunjungi para wisatawan lokal maupun luar negeri yang singgah ke Banyuwangi. Udara yang sejuk dan jauh dari keramaian memberikan kesan nyaman ketika sampai di penginapan yang teretak di tengah area perkebunan ini.

Perkebunan Bayu Lor terkenal dengan serat Abaka. Bahkan tempat ini merupakan satu-satunya penghasil serat tersebut. Disamping itu, perkebunan ini juga memproduksi cengkih dan kopi. Berada di pegunungan dengan hawa sejuk, cocok untuk bersantai. Selain itu, perkebunan ini juga sudah menyediakan penginapan untuk para pengunjungnya. Walau terbilang jauh dari pusat kota atau keramaian kampung, tetapi penginapan Bayu Lor tetap menarik dikunjungi wisatawan domestik maupun luar negeri. Sebab, penginapan Bayu Lor tidak sekedar memberi kenyamanan tetapi juga pengalaman menarik karena bisa menikmati aneka buah-buahan di kebun milik penginapan Bayu Lor.

Selain udara dingin pegunungan, kita juga akan selalu mendengar gemericiknya air sungai yang mengalir di depan penginapan. Ditambah lagi tanaman bunga yang terbilang langka seperti teratai, dahlia malam, sudan dan bugenfil eropa. Sedang aneka tanaman buah diantaranya durian, rambutan, nangka, jeruk bali, salak serta manggis.

Di musim durian, biasanya pengelola penginapan Bayu Lor mengarahkan para tamunya bisa menikmati langsung buah durian itu langsung dari pohon-pohonnya yang berukuran pendek namun buahnya besar.

Selain komoditi kebun, yakni kopi, cengkeh dan tanaman pisang abaka, penginapan Bayu Lor juga selalu memanjakan tamu dengan menikmati buah segar di kebun.  Menurut pengelolah penginapan Bayu Lor, berdirinya penginapan Bayu Lor bermula dari banyaknya permintaan para tamu mancanegara yang datang ke perkebunan Bayu Lor. Letak penginapan itu berada di ketinggian antara 500 hingga 800 meter diatas permukaan laut merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi tamu. Hampir setiap akhir pekan penginapan Bayu Lor selalu kedatangan tamu mancanegara, diantaranya dari Belanda, Belgia, Perancis. Rata-rata tamu yang datang ke penginapan Bayu Lor selalu ingin kembali lagi untuk beristirahat di penginapan itu.

2. Perkebunan Kendeng Lembu, Banyuwangi

Berawal dari Perkebunan yang dibangun oleh Belanda dan merupakan milik swasta daru Pemerintah Belanda yang bernama L.M.O.D David Bernie (N.V. Rubber Cultur Mij Kendenglembu Cs.) berkembang menjadi salah satu kebun andalan milik PTPN XII (Persero). Perkebunan Kendeng Lembu terletak di Desa Karang Harjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Pemandangan yang disuguhkan di kawasan agrowisata Kendeng Lembu memiliki kebun yang indah dengan udara yang sejuk dan segar. Perkebunan Kendeng Lembu memiliki luas 3.802 Ha dan menghasilkan Kopi, kakao dan karet.

Di Agrowisata Kendeng Lembu memiliki pemandu wisata yang akan menemani wisatawan yang berkunjung kesana, sambil menjelaskan seputar perkebunan di Kendeng Lembu. Wisatawan juga dapat mengunjungi perkebunan karet sambil melihat secara langsung proses pengambilan getah karet yang dilakukan petani pohon karet sampai pada proses pengolahan karet. Selain perkebunan karet , wisatawan juga dapat mengunjungi perkebunan coklat. Di perkebunan coklat, wisatawan dapat mengamati secara langsung proses pemilihan buah, pengeringan sampai pada proses penyiapan bahan pembuat coklat. Selain itu, wisata Agro Kendeng lembu menawarkan atraksi wisata pengolahan Karet, Gula Kelapa dan Heritage, yaitu menelusuri jejak bangunan kuno, peralatan produksi peninggalan jaman Belanda, serta melihat situs prasejarah yang terdapat di dalam Kebun Kendenglembu – Glenmore – Banyuwangi.

Wisatawan juga akan di ajak merasakan kopi yang di petik dan yang di hasilkan dari perkebuanan Agrowisata Kendeng Lembu. Kopi yang di hasilkan dari Agrowisata Kendeng Lembu Bayuwangi ini sudah terkenal dengan kualitas dan cita rasa tersendiri. Para pengunjung juga dapat membeli untuk di jadikan salah satu oleh-oleh dari kota Bayuwangi.

3. Perkebunan Glenmore

Glenmore merupakan wilayah dataran tinggi sehingga udaranya sejuk dan pemandangannya sangat indah. Banyak perkebunan kopi dan coklat di daerah ini. Dari Pelabuhan Ketapang bisa dijangkau dalam tempo satu setengah jam dengan menumpang bus. 

Tapi, udara di Glenmore kalah sejuk dibandingkan Kalibaru, kecamatan tetangga di bagian barat. Nah, jika anda ingin berlibur ke perkebunan kalibaru bisa menginap di salah satu Cottege di daerah Kalibaru tersebut, yaitu Margo Utomo atau Kalibaru Cottege. Anda bisa melakukan outbond juga lho di Penginapan tersebut. Seru bukan!. 

Selain nama yang asing, jejak-jejak berbau asing, terutama peninggalan kolonial Belanda masih ditemukan di Kec. Glenmore ini. Selain stasiun kereta api, ada juga jembatan, hingga gudang dan peralatan pabrik di perkebunan. Ada terowongan panjang menembus Gunung Mrawan yang bisa dinikmati dengan naik kereta api. Penginapan dan hotel juga tersedia di daerah ini, seperti Kalibaru Cottage, Margo Utomo dan lain sebagainya.


Nama Glenmore sering melemparkan asumsi orang tentang sebuah tempat di Eropa yang sejuk dan kadang berselimut salju. Padahal ini nama sebuah kecamatan yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Glenmore memang terkesan seperti kosakata Inggris. Sebagian besar orang meyakini Glenmore merupakan gabungan dari dua kosa kata yakni “Glen” dan “More”. Kata Glen untuk menggambarkan daerah berhawa sejuk yang memiliki hamparan lahan berkontur. Sedangkan More untuk menunjukkan daerah ini memiliki hamparan berkontur yang lebih banyak dibandingkan dengan daerah di sekitarnya. Gabungan dua kata itu kemudian disatukan menjadi Glenmore. Konon, gabungan dua kosakata ini banyak digunakan oleh warga Belanda yang menghuni daerah ini sejak abad ke-18.

Versi lain menyebutkan nama Glenmore tidak lepas dari Ros Taylor, bangsawan Skotlandia yang membeli lahan perkebunan di daerah ini. Izin pembukaan lahan ini ditandatangani oleh Gubernur Jenderal Belanda pada 24 Februari 1909 dan diumumkan di Javasche Courant tanggal 30 Maret 1909. Menurut versi ini, Ros Taylor sangat dihormati oleh penduduk lokal maupun warga Belanda karena kekayaan dan status sosialnya. Sebagai penghormatan kepada bangsawan Skotlandia ini Belanda menamai perkebunan yang telah dibeli dengan nama Glenmore. Kata Glen untuk menggambarkan lahan perkebunan yang berkontur dan sangat luas. Sedangkan More merupakan marga keluarga besar Taylor. Jadi, Glenmore merupakan lahan berkontur yang luas milik keluarga More.

Pemilihan biji kakao terbaik untuk diekspor
Banyak perkebunan kopi dan coklat di daerah ini. Pengunjung bisa melihat para pengrajin tradisional mengerjakan peralatan dapur, bahkan bisa membelinya di sepanjang jalan Glenmore.
Disepanjang jalan glenmore bisa membeli langsung peralatan dapur

Terowongan Mrawan Kereta menuju ke arah Banyuwangi

Itulah 3 Perkebunan di Banyuwangi yang memiliki panorama yang berbeda-beda dengan nuansa yang sangat memukau. Mulai dari bangunan kunonya dan suasana alam yang tenang dan damai. Selemat Berlibur!.

Keindahan Panorama 3 Perkebunan di Banyuwangi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Fatih Collection