4 Air Terjun di Banyuwangi yang Wajib dikunjungi oleh Traveller

Untuk para travller/wisatawan yang menyukai wisata alam, pasti tidak akan bosan dan akan selalu tertantang untuk mengunjungi air terjun. Suara gemuruh air terjun yang khas akan sangat mendominasi suasana yang bisa merefresh otak kita. Sesekali akan terdengar suara-suara dari beberapa satwa yang tinggal dikawasan air terjun seperti kera dan burung-burung. Makanya tak hayal kalau ada ringtones yang bunyinya suara gemuruh air terjun. Suara dan suasana alam yang masih asri akan memberikan energi positif kepada diri kita. Jika anda sedang berkunjungi gak ada salahnya mampir ke salah satu 4 air terjun di Banyuwangi, yaitu air terjun lider, air tejun tirto kemanten, air terjun kali selogiri, dan air terjun kali bendo.

Dapat saya pastikan, liburan anda ke 4 air terjun di Banyuwangi  akan membuat anda ingin datang kembali. Berikut ulasannya mengenai 4 Air Terjun di Banyuwangi yang Wajib dikunjungi oleh Traveller.

1. Air Terjun Lider

Pertama adalah air terjun lider yang terletak di Dusun Sragi, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon Banyuwangi Jawa Timur.  Air Terjun Lider sebagai salah satu objek wisata di Kabupaten Banyuwangi, merupakan daya tarik wisata yang masih sangat alami. Air terjun lider  berada di kawasan hutan lindung yang juga masuk dalam pengawasan Kawasan Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), Perhutani Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kali Setail Kecamatan Sempu.

Dinamakan Air Terjun Lider dikarenakan terletak di kawasan hutan lindung petak 74, Blok Lider. Air Terjun yang terletak di lereng Timur Gunung Raung ini, berjarak sekitar 45 km dari Kota Banyuwangi. Air terjun ini mudah di jangkau kendaraan umum. Lelah, karena memang perjalanan yang lumayan sulit untuk dilalui, terasa sirna terbayar sudah ketika kita menyaksikan pesona dan keindahan air terjun setinggi 60 meter dengan ketinggian 1.300 meter ini.

Yang membuat air terjun Lider terlihat indah dan mempesona adalah dinding tebing dua jurang yang menghimpitnya. Dinding tebing dua jurang itu berupa batu-batu besar yang berdimensi rata. Serta di sekitar Air Terjun Lider juga terdapat empat air terjun lain yang merupakan bagian dari air terjun utamanya. Juga dikatakan bahwa saat matahari sedang terbit, panorama di depan Air Terjun Lider sangat menakjubkan. Sinar matahari yang mulai merambat terbias oleh butiran-butiran air yang memercik dari air terjun, sehingga membias jadi pelangi.

Kondisi alamnya yang sejuk dan alami, pohon yang hijau dan batuan yang berada di dasar sungai serta airnya yang jernih dan dingin menjadi salah satu wisata yang wajib di kunjungi para wisatawan yang suka berpetualang dan mengabadikannya menjadi obyek yang sangat menarik untuk dinikmati.

Akses dan Akomodasi

Berjarak sekitar 45 km dari Banyuwang. Untuk bisa sampai ke lokasi Air Terjuan Lider, ada dua jalur yang bisa dilalui.  Jalan pertama melewati Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu sepanjang 5 km. Jalan alternatif lainnya adalah melewati Desa Sragi, Kecamatan Songgon dengan jarak sekitar 8 km dari perkampungan warga. Sayangnya, kondisi jalan di dua jalur tersebut sama-sama kurang mendukung.  Sebab selain tidak beraspal, jalannya juga sangat rusak.  Apalagi kalau di musim penghujan sangat becek.

Apabila menggunakan jalur pertama, dari terminal bus di kota genteng, Banyuwangi perjalanan diawali dengan menggunakan angkutan pedesaan menuju Kecamatan Sempu yang hanya berjarak sekitar 15 km. Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju Desa Songgon sejauh 10 km, bisa menggunakan ojek atau berjalan kaki sambil menikmati panorama alam perkebunan cengkeh yang terhampar disekitarnya. Sesampai di dukuh Lider, Anda masih harus melanjutkan perjalanan sejauh 3 km menuju ke batas akhir perkebunan cengkeh, dimana terdapat jalan masuk ke air terjun.

Usai melakukan perjalanan panjang dengan kendaraan, dengan meninggalkan kendaraan di sebuah pos, dilanjutkan dengan berjalan kaki melintasi jalan setapak  selebar setengah meter di sisi tebing jurang dan enam sungai di tengah hutan.  Kondisi jalan setapak ini sudah tertata rapi lengkap dengan petunjuk jalannya, namun cukup licin dan berliku.   Jarak pos dengan lokasi air terjun sekitar 1 km.

Ayo tunggu apalagi Para Traveller, ayo backpacking Air Terjun Lider ini, karena masih sangat alami dan bersih. Buat Para Traveller yang pengen disana berlama-lama, jangan lupa membawa makanan/minuman dan snack favorit karena di lokasi air terjun lider tidak ada penjual makanan dan minuman. 

2. Air Terjun Tirto Kemanten

Air Terjun Tirto Kemanten terletak di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Air TerjunTirto Kemanten sering disebut juga Air Terjun Wonorejo ini terletak di lereng Gunung Raung dengan pemandangan alam disekitarnya berupa tanaman kopi dan coklat. Sekitar 60 Km dari kota kabupaten Banyuwangi menuju arah selatan, menyusuri jalan perkebunan kopi dan coklat yang merupakan peninggalan masa kolonial Belanda, tersembunyi satu kecantikan alam yaitu air terjun Tirto Kemanten ini.

Air Terjun ini terdiri dari dua air terjun yang tingginya mencapai 10 meter dan posisinya berdekatan hanya dipisahkan oleh batu besar. Oleh kareananya Air Terjun ini dinamakan Tirto Kemanten yang berarti air pengantin, karena air terjun ini merupakan air terjun kembar atau terdapat dua aliran yang letaknya bersebelahan mirip pengantin yang bersanding.

Namun bagi anda yang hanya ingin bersantai sambil mengagumi air terjun kembar yang memiliki ketinggian sekitar 10 m tersebut, bisa duduk dan berteduh di bawah bangunan joglo tanpa dinding yang berada di pinggir tanggul, letaknya persis berhadapan dengan air terjun.

Fasilitas yang terdapat di objek wisata Air Terjun Tirto Kemanten adalah tempat parkir yang dapat memuat kendaraan roda dua dan roda empat. Sedangkan untuk Akomodasi, disekitar kawasan objek wisata Air TerjunTirto Kemanten terdapat Margo Utomo Resort/Cottage yang dapat digunakan oleh wisatawan untuk menginap.

Tips dan Cara Menuju Wisata Alam Air Terjun Tirto Kemanten :

  • Sekitar 20 meter dari stasiun Kalibaru sebelah kiri jalan terdapat sebuah belokan, Anda bisa mengikuti petunjuk menuju lokasi terjun tirto kemanten tersebut.
  • Pastikan kondisi ban anda masih bagus, karena jalan menuju lokasi merupakan jalan perkebunan yang lumayan terjal penuh dengan batu prejeng.
  • Jika anda termasuk orang yang suka berlama-lama di suatu tempat, alangkah baiknya membawa minuman dan snack favorit karena di lokasi terjun sangat minim penjual makanan dan minuman. Ada beberapa kedai kopi dan gorengan namun biasanya mereka hanya buka pada hari libur.


Fasilitas dan Akomodasi :

Fasilitas yang terdapat di objek wisata Air TerjunTirto Kemanten adalah tempat parkir yang dapat memuat kendaraan roda dua dan roda empat, untuk biaya parkir di tempat ini, kendaraan roda dua dikenakan biaya sebesar Rp.5000 dan kendaraan roda empat dikenakan biaya sebesar Rp. 7000, biaya ini sudah termasuk dengan biaya tiket masuk kawasan objek wisata Air Terjun Tirto Kemanten.

Untuk Akomodasi disekitar kawasan objek wisata Air TerjunTirto Kemanten terdapat Margo Utomo Resort/Cottage yang dapat digunakan oleh wisatawan untuk menginap.

3. Air Terjun Selogiri


Air Terjun Kali selogiri terletak di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Lokasinya tidak jauh dari Wisata Agro Kali selogiri yang berjarak hanya 2,5 km. Keindahan Air Terjun Kali selogiri terletak pada tempatnya yang alami, air mengucur dari atas tebing dan jatuh diantara pepohonan yang rimbun, seolah para wisatawan yang berkunjung sedang berada di kanopi dengan air terjun didekatnya.

Nama lain Air Terjun Selogiri juga dikenal sebagai Grojogan Melati.  Air terjun ini mempunyai 7 buah air terjun, dimana enam diantaranya berundak-undak dalam satu jalur dan letaknya berdekatan  satu sama lain (sekitar 100 m).  Sedangkan satu buah air terjun letaknya terpisah.  Ketinggian air terjun ini rata-rata berkisar 10 m akan tetapi ada yang juga yang mencapai 30 m tingginya.

Ke tujuh air terjun ini (dari posisi bawah menurut urutan letaknya) adalah Air Terjun Batu Anjlok, Kedung Dandang, Kedung Bunder, Kedung Turuk, Jurang Gandil, Watu Kandang, Padusan, Kali Tangan dan Kali Telu.Randu Alas dan Gua Gunung Kedung Ringin


Akses masuk air terjun selogiri

Air terjun ini berjarak 14 km dari kota Wonogiri atau 7 km dari Pasar Krisak Selogiri.  Dari arah pusat kota Wonogiri arahkan kendaraan ke arah Pasar Krisak. Dari Pasar Krisek tersebut ambil arah ke selatan ke Dusun Melati.  Kondisi jalan hingga ke dusun ini sudah beraspal baik dan dapat dialui kendaraan roda dua atau empat.

Sesampainya di Dusun Melati perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki sejauh 1,2 km melalui jalan setapak yang sudah di tata rapi oleh masyarakat setempat.  Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai air terjun pertama sekitar 15 menit.

Untuk akses masuk hanya membayar parkir ke rumah warga lalu tinggal berjalan menuju Jurug. Memang melelahkan tapi lelah akan hilang karena disuguhi pemandangan hijau di sepanjang perjalanan. Disarankan kepada para wisatawan yang akan berkunjung kekawasan objek wisata Air Terjun Kali selogiri untuk berhati-hati pada saat mengunjungi objek wisata ini, karena kawasan hutan yang terdapat disekitar air terjun sering dijadikan tempat latihan militer.

4. Air Terjun Kali Bendo
Source : screamfoldism.heck.in

Dan yang terakhir adalah Air terjun kali bendo. . Kalibendo adalah salah satu dari sekian tempat wisata alam di banyuwangi, letak tempat wisata kalibendo. Air Terjun Kali bendo terletak di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Air Terjun Kali bendo memiliki ketinggian mencapai 10 meter dan berada didalam kawasan Agro Wisata Kalibendo, dimana terdapat perkebunan kopi, karet dan cengkeh. Kawasan Agro Wisata Kali bendo ini terletak di kaki Gunung Ijen.

Perjalanan dari kota Banyuwangi menuju Air Terjun Kali Bendo memakan waktu 1 jam. Lokasi air terjun berada di utara kota Banyuwangi, satu arah dengan lokasi wisata terkenal para turis lokal dan mancanegara, Kawah Ijen. Lokasi yang dekat dengan Pegunungan Ijen menjadikan lokasi ini masih asri dan sejuk. Setelah memasuki wilayah lokasi wisata, kita tidak langsung dipertemukan dengan air terjun, tapi terlebih dahulu harus melewati jalan setapak dan juga sungai yang masih jernih.

Dari hilir ke hulu, traveller harus menyusuri sungai kurang lebih sejauh 500 meter. Karena sungai tidak terlalu dalam, jadi masih bisa disusuri tanpa takut terbawa arus atau tenggelam. Dan, setelah melewati beberapa tikungan sungai, akhirnya kita bisa menemukan air terjun setinggi 10 meter.

Dalam perjalanan menuju kalibendo, traveller akan tercengang melihat pemandangan sekitar, karena dalam perjalanan akan di suguhi bermacam pemandangan yang masih asri dan alami di antaranya kebun karet, kebun kopi, kebun cengkeh, pedesaan yang masih alami, dan jalan berliku yang naik turun walaupun tak begitu curam memberi daya tarik tersendiri bagi traveller yang berjiwa petualang.

Jadi, bagi para wisatawan, pecinta alam maupun fotografer tempat ini sangat tepat untuk anda kunjungi, tak di ragukan lagi keindahan panoramanya yang indah dan asri membuat mata terpesona melihatnya, dan suasana yang sejuk pun akan membuat anda merasakan damai jika berkunjung ke air terjun yang satu ini.
Source : rezaachmad999.wordpress.com
Bagi anda yang ingin melalui jalur alternatif untuk mecapai air terjun kali bendo ini, traveller biasanya mengambil dari pusat kota Banyuwangi perjalanan diarahkan ke Terminal Sasak Perot di Desa Bakung, Kecamatan Glagah. Selanjutnya perjalanan tetep lurus ke arah barat hingga tiba di pertigaan Patung Barong di Desa Banjarsari. Dari pertigaan ini mengambil arah lurus melintasi Desa Kemiren hingga desa Tamansuruh Selanjutnya perjalanan diteruskan beberapa menit hingga masuk Desa kampung anyar yang mana merupakan desa agrowisatanya kalibendo Banyuwangi.


Itulah 4 Air terjun di Banyuwangi yang tak kalah dengan air terjun di daerah lain, so wajib banget bagi traveller untuk mengunjunginya. Semoga info ini bermanfaat bagi Anda!.

4 Air Terjun di Banyuwangi yang Wajib dikunjungi oleh Traveller Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Fatih Collection