Uji Kesesuaian : Syarat Utama Perizinan Pesawat X-Ray




Sesuai dengan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011 tentang Uji Kesesuaian Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional bahwa setiap orang atau badan yang mengajukan permohonan izin baru, perpanjangan izin, dan/atau memiliki izin penggunaan Pesawat Sinar-X wajib melaksanakan Uji Kesesuaian Pesawat Sinar-X oleh Penguji Berkualifikasi. Pesawat Sinar-X yang dimaksud yaitu Pesawat Sinar-X yang belum memiliki sertifikat Uji Kesesuaian ; Pesawat Sinar-X dengan masa berlaku sertifikat Uji Kesesuaian yang telah berakhir ; dan ; Pesawat Sinar-X yang telah memiliki sertifikat Uji Kesesuaian, tetapi mengalami perubahan spesifikasi teknis yang dikarenakan perbaikan dan/atau penggantian komponen signifikan. Hasil pemeriksaan Uji Kesesuaian Pesawat Radiologi Diagnostik dan Intervensional merupakan salah satu syarat wajib untuk Lampiran Dokumen Perlengkapan Perizinan penggunaan Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional di BAPETEN.

Uji Kesesuaian (Compliance Test) Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional yang selanjutnya disebut dan dikenal dengan UJI KESESUAIAN adalah suatu pengujian untuk memastikan Pesawat Sinar-X –Radiologi Diagnostik dan Intervensional- dalam kondisi andal dan layak pakai untuk kegiatan Radiologi Diagnostik maupun Intervensional dan memenuhi peraturan perundang-undangan.

Setiap orang atau badan yang akan menggunakan pesawat sinar-X wajib memiliki izin dari Kepala BAPETEN dan memenuhi persyaratan Keselamatan Radiasi sesuai dengan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 8 tahun 2011 tentang keselamatan radiasi dalam penggunaan pesawat sinar-x radiologi dan intervensional. 

Di dalam Undang-Undang yaitu Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dijelaskan pula bahwa setiap kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan tenaga nuklir wajib memperhatikan keselamatan, keamanan dan ketenteraman, kesehatan pekerja dan anggota masyarakat, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup. Serta dijelaskan pula bahwa setiap pemanfaatan tenaga nuklir wajib memiliki izin, kecuali dalam hal-hal yang tertentu yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah sesuai pasal 16 dan 17. Apabila hal tersebut dilanggar, sesuai pasal 43, akan dikenakan sanksi pidana denda sebesar 100 juta rupiah atau kurungan paling lama 1 tahun.


Uji Kesesuaian : Syarat Utama Perizinan Pesawat X-Ray Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Fatih Collection